Setelah dilakukan pengamatan makroskopis dan mikroskopis, kemudian dilanjutkan dengan pengujian adanya infeksi virus (MBV, TSV, IHHNV, WSSV, IMNV) yang menggunakan metode PCR. Jumlah sampel yang diperlukan untuk pengujian sebanyak 150 ekor dari setiap bak (populasi setiap bak >10.000). Apabila terdeteksi infeksi salah satu jenis virus, maka udang pada bak pemeliharaan tersebut dimusnahkan meskipun hasil pengamatan makroskopis dan mikroskopis cukup baik. Stress test dapat juga dilaksanakan dengan menempatkan benih udang pada kondisi ekstrim (air tawar atau formalin 100 ppm selama 30 menit) untuk melihat ketahanannya. Benur yang lolos dari serangkaian pemeriksaan tersebut diatas, dapat digunakan untuk kegiatan pentokolan dan atau pembesaran.
Monday, 18 August 2014
Related Posts
Pengamatan kesehatan dan kualitas induk udang Pisang
Pengamatan kesehatan induk udang Pisang mulai dilakukan bersamaan dengan proses seleksi. Beberapa kriteria induk ...Pengamatan mikroskopis
Pengamatan secara mikroskopis dilakukan dengan memeriksa paling sedikit 20 ekor sampel dari setiap bak pemeliharaan...Pengamatan makroskopis
Pengamatan kesehatan larva dilaksanakan melalui 3 tahapan observasi yaitu pengamatan secara makroskop...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.